Posts

Showing posts from November, 2015

A Clarity

Image
I'm reading so many articles about hippie shit lately. Stuck myself up in lonerwolf.com and webmd.com in order of somehow finding an answer. And the answer is, there's no answer. I'm in a verge of something huge, there's a major movement inside of my head I don't know what.  Maybe it's the final stage of my quarter life crisis.  Menghabiskan diskusi soal mental development di Minggu malam hingga jelang subuh. Bahasannya sederhana, tentang definisi kedewasaan sekaligus afirmasi terhadap norma norma sosial. Saya sebutkan bahwa usia biologis yang tidak mutlak menentukan usia mental itu sedikit benar banyak salahnya. Yang menentukan adalah sebanyak apa mereka berhadapan dengan permasalahan riil . Usia biologis berperan di sini sebab probabilitas pertemuan dengan permasalahan rii itu semakin besar ketika seseorang berusia lebih tua, bukan? Karenanya ketika dengan sombongnya saya menyebutkan there's so many shits I've done in my 23, saya sepenu...

2015 Mixtape : Rambling Mind

Image
Temuan menarik tahun ini adalah Spotify, semacam aplikasi musik yang memungkinkan kita menjelajah trilyunan lagu dan mendengarkannya secara streaming dan membuat playlist sendiri. Lantaran Indonesia masih dianggap sebagai third world country oleh developernya, jadi untuk bikin akunnya kudu pakai proxy (yang mana saya ga tau apa apa soal ini kecuali kenyataan bahwa proxy mirip dengan merk baju). Terimakasih untuk seorang kawan yang telah berbaik hati membuatkan akun rusnanianwar! Mengikuti zinemaker favorit saya, Ilham Satrio yang konsisten tahun ke tahun membuat mixtape di bulan Desember, sayapun terpikir buat melakukan hal serupa. Didukung oleh aplikasi mahadahsyat bernama spotify tadi, here's my 2015 mixtape: Rambling Mind. 1. Halsey - Ghost (Badlands, 2015) Halsey adalah Lorde, Ed Sheeran atau bahkan Justin Bieber. Penyanyi penyanyi yang menuai popularitas di usia muda berkat kuasa viral. Alasan menjadikan lagu ini sebagai lini pertama Rambling Mind mixtape adalah pe...

Lobus Temporal

Image
Otak manusia dibagi menjadi 4 lobus; frontal, parietalis, oksipital dan temporal. 2013 adalah tahun di mana saya somehow terobsesi mempelajari kinerja otak melalui kanal wikipedia dan artikel artikel kedokteran di webmd. Oh saya ingat, saya lakukan itu untuk riset sebelum menulis cerpen Logika , walopun hasilnya alakadarnya tapi begitulah, ada beberapa yang masih saya ingat dari maraton membaca artikel bebas di internet itu. Melalui lobus temporal, apa yang ditangkap oleh reseptor reseptor indera perasa (sistem limbik) diolah menjadi ingatan sensorik. Di sini terdapat hipokampus yang mengolah bau, suara, rasa, rangsangan syaraf dan tentu saja, gambar menjadi ingatan. Kenangan, yang kerap disandarkan sebagai sumber segala kebahagiaan itu adalah produk hipokampus. Pernah lagi senyam senyum abis gajian terus tetiba dunia hancur lebur gara gara mencium parfum mantan? nah berterimakasihlah pada hipokampus. Di lobus temporal pula, kenangan dapat diminimalisir. Prosesnya seperti meng...

Tahun Tahun Yang Tidak Berulang

Image
Mama adalah misteri terbesar dalam hidup saya. Saya hidup dan berkutat dengan beliau puluhan tahun lamanya dan sampai hari ini, saya tidak memahami beliau. Mama sosok yang pendiam, bayangkan saja saya, lalu pikirkan kemungkinan paling jauh dari itu. Mama yang saya ingat di tahun tahun sebelum kematiannya, banyak duduk di ruang tamu lalu menerawang jauh. Diam mematung sambil sesekali menegur keponakan agar tidak bermain ke jalan. Dari mama saya belajar soal tough love. Beliau yang mencubit, memukul, menceburkan ke dalam bak mandi, memukul, mencubit dan memukul lagi tanpa banyak kata. Saya nyaris tidak pernah mendengar mama ngomel, kecuali pada keponakan, cucu pertama kesayangannya. Ketika marah beliau memilih untuk diam atas alasan yang baru saya tau dari kakak, kemarin "Kata mama, kalau lagi marah diam saja. Dengan diam yang lagi marah dengan kita akan serba salah. Dengan diam kita tidak mengeluarkan kata kata yang seharusnya tidak dikatakan" Marah terbesar mama ...

A Beautiful Mind

I'm in love with a beautiful mind The way he answer all of my questions in his own way The way he calm me in my adrenaline rush and annoying ramble I'm in love with a beautiful mind Of the endless conversation we had over everything trough the day and night Of the sleepless night we shared in vain of counting the day we'll finally met I love to find myself in an awe every time he makes me laugh The way he laugh The way he looked at me I'm in love with tons of possibilities I created in mind of how awesome the future will be if we stayed together. I'm in love with a beautiful mind That makes me think that it's okay to be vulnerable To be completely open and let yourself fall The way he changes my mind The way he changes my rage into an affection To tame and calm me down To finally makes me say "Kamu adalah titik kompromiku" *** I love the smell of the rain that follows me home after a long-rushing-tiring flight in the day I...

Lingua

Image
Perjalanan liburan saya ke Malang diiringi buku Seno Gumira Ajidharma, Lingua. Satu cerpen yang saya baca berulang ulang hingga akhirnya berujung pada posting ini. Tentang pria yang mencintai perempuan yang tidak pernah ada. *** Seberapa sering kita menemukan diri sendiri jatuh dan patah hati, menemukan diri sendiri mendeklarasikan cinta yang menggebu kepada lebih dari satu orang. Untuk jadian, lalu putus, jadian, putus dan seterusnya hingga kelak settle dalam pernikahan lalu bercerai, mungkin.  Seberapa sering kita menemukan diri sendiri berikrar bahwa tidak akan menemukan cinta lain selain seseorang yang kita cintai saat itu. Berikrar bahwa adalah mustahil untuk berbahagia, tertawa dan merasakan sepenuhnya hidup bersama orang lain selain dirinya. Seberapa sering kita mencoba memahami bahwa tidak satupun perkara di dunia ini yang bisa berkekalan namun toh sepenuh hati pula kita memaksakan diri untuk berkata "inilah kekekalan perasaan yang bisa aku ikrarkan...

Prasangka Beragama

Image
Saya ingat tahun tahun di mana saya sedemikian bersemangat mempelajari soal ketuhanan. Dan agama agama, dan mazhab mazhab, dan aliran aliran kepercayaan. Saya juga ingat bagaimana akun @rusnanianwar di twitter (yang kemudian saya tutup dua tahun kemudian) menembus angka 1,000 follower dalam waktu 4 bulan di tahun 2011.  Rasanya masih kemarin, saya begitu rutin mengikuti forum forum diskusi agama di facebook, twitter hingga kaskus dan menjadi 'yang lantang mengajukan pendapatnya' di media media diskusi tersebut. Bermalam malam hingga jelang subuh sibuk melontarkan kata kata semacam bigot, thagut, fundamentalis dan sebagainya untuk mereka yang tidak setuju soal cara saya memandang agama. Diskusi diskusi ini semakin menjadi ketika saya tinggal di Jakarta. Semakin banyak kawan kawan 'sealiran' untuk saya temui dan 'membenarkan' lontaran lontaran kalimat saya yang sungguh dangkal dan hanya berdasar pada logika, akal dan secuil referensi bacaan. 2012 adal...