Posts

Showing posts from August, 2011

Ied Mubarak

Dua mnggu belakangan bulan puasa saya diisi dengan satu dua pekerjaan yang mengharuskan saya untuk bertemu dengan banyak orang. Saya, sedikit banyak bisa semacam 'belajar' dari sana. Karakter manusia saat dihadapkan dengan konteks ketidaktahuan, sifat asli setiap orang yang keluar saat berada di posisi tidak nyaman, dan kesabaran. Entah lantaran jam kerja yang nyaris 20 jam setiap harinya dan kerja keras yang betul betul keras, (saya sebenarnya ingin menambahkan 'apalagi saya berpuasa' dalam klausa di atas. Tapi saya ga secemen itu, menjual ibadah sebagai alasan dan kambing hitam). Kedua premis itu membuat saya agak kesulitan untuk menahan diri tidak memposting sesuatu terkait event ini. Saya, baru sadar kalau ternyata saya mampu bekerja sekeras itu . Well, tentu tidak bisa disampirkan dengan pekerja pekerja lain seperti dalam iklan laki ga minum rasa rasa itu sih :D tapi dengan konsiderasi bahwa saya adalah gumpalan lemak pemalas yang hanya bergerak saat benar be...

Menang ga Menang Saya Tetap Pemenang

*menulis judul postingan ini sambil muntah* Seperti yang saya tulis di postingan sebelumnya, saya iseng mengikuti lomba menulis cerpen di @pulkam . Lomba ini kemudian diumumkan tanggal 26 hari ini. Hasilnya... Ga, saya ga menang :D tapi serius ini yang menang lombanya cerpennya bagus bagus, jendral! Coba deh baca ini dan ini . Sesuai janji, ini dia cerpen yang saya kirimkan dan belum berkesempatan menang itu. Enjoy :D Surau SATU Ibu menggegas langkahnya menyusur pematang. Hari masih sepertiga malam. Ibu dan kecintaannya kepada Tuhan terkadang membuatku terperangah. Pernah di suatu malam aku menemui beliau terpekur duduk dengan airmata bersimbah. Bercampur peluh, beliau tidak pernah tanggung dalam merangkai rakaat demi rakaat sholat. Pun melafalkan dzikir. “Sama Gusti Alloh kok pelit.” Itu merupakan kalimat andalan beliau saat aku lalai dalam sholat sunah atau malas menguntai biji biji tasbih. Biasanya aku dan adik adikku akan merasa malu dan bersegera mengambil wudhu....

Apdets!

Setelah bertahun tahun berkutat dengan blog, akhirnya saya menemukan rahasia untuk rajin update blog post. Kunci rajin ngeblog adalah menjadi sibuk. Semakin sibuk seseorang, semakin banyak pulalah hal yang dikerjakan. Semakin banyak hal yang dikerjakan, semakin banyak yang ingin diceritakan ya kan ya kan? dengan catatan, kamu harus menjadi orang yang ga punya temen bicara kecuali blog. *menatap cermin dengan pandangan nanar* Meskipun postingan saya dijamin ga akan bermanfaat untuk hajat hidup orang banyak, tapi seenggaknya blog ini ga dihuni gelandangan saking terbengkalainya. Saya, sekarang bisa bersikap sok sibuk :D beberapa hari belakangan rutinitas kerja sambilan saya mengharuskan saya memelototi komputer siang dan malam. Beneran, siang dan malam. Tapi sekali lagi, demi baju lebaran anak istri di kampung... Oia, saya mengikuti lomba menulis cerpen di @pulkam , dengan tema yang seharusnya adalah Pulang Kampung, saya mengirimkan lima lembar cerita pendek dengan tema PKI. Ta...

Popor

Aku lupa, mungkin September tanggal tiga. Saat puluhan berseragam menyesak di ruang tamu tanpa melepas sepatu. Menjamah sepenjuru rumah tanpa, menyeret orangtuaku dari kelambu. Itu tengah malam. Hari sabtu. Popor pertama menyentak tengkukku. Ngilu. Mereka berteriak soal aku dan konspirasi untuk menjatuhkan negara. Negara palsu. Popor kedua menghujam perut ayahku. Kali ini teriakan mereka pertanyakan keterlibatan ayahku dalam Kelompok Petani Berontak. Jawaban ayahku tidak menuai paham. Ibuku menjerit, seseorang menumbangkan tubuh ringkihnya. Kepala wanita itu diinjak sepatu sepatu lars hingga darah mengucur dari telinga. Popor ketiga menghantam pelipis kananku. Pandanganku buram, yang terlihat hanya samar wajah ayahku yang kesakitan saat bayonet mengiris kupingnya. "Kami bukan pemberontak. Kami keluarga petani..," Kian pelan suara ayah. Daun telinganya berlumur darah. Selanjutnya tiada popor. Api menjilat ruang tamu. Aku tidak mengingat apa apa saat...

Hectic Fasting

Bisa dibilang, ini merupakan bulan puasa paling hectic yang pernah aku punya. Sejak lulus SMA hingga sekarang aku belum pernah full bekerja di bulan puasa. Dua taun terakhir aku isi dengan siaran dua jam. Dan sekarang, terhitung sejak 10 Agustus lalu (and still counting) aku freelance di telkomsel sebagai PIC Registrasi salah satu program mereka, Telkomsel Siaga Mudik Gratis. Itungannya ya ini kerjaan EO, tapi kerasa capeknya lantaran ini pertama kalinya aku ikut dalam EO dan kerjanya ga sehari dua tapi berminggu minggu. Alhasil rutinitasku sekarang berubah. Bangun jam delapan pagi lalu stay di gerai Halo sampe jam 2 siang dan dilanjut siaran sampai jam 5. Teler, jendral! But actually, it helps me. Setidaknya membantuku mengurangi satu-dua sifat buruk. Malas dan malas. Demi anak istri di kampung biar bisa makan emping lebaran entar :') Sekian untuk hari ini. Harus kembali siaran :D

How's Life?

Image
It been two week since my latest post on this blog. Tidak banyak yang terjadi dan saya semacam tenggelam dalam kesibukan mendaki gunung popularitas di dunia maya *muntah lemak* Enaknya ngomongin film kali ya. Seperti biasa, begitu memasuki bulan puasa, saya sudah bersiap dengan sederet jadwal untuk sepanjang bulan puasa. Kira kira begini: 03.00 - Sahur 04.00 - Tidur 11.00 - Bangun, nonton tipi 13.00 - Nonton film/baca komik 15.00 - 17.00 - Siaran 17.30 - Buka puasa 18.00 - Nonton film lagi, leyeh leyeh sambil ngemil kurma 23.00 - Tidur * dapat dipastikan begitu puasa kelar, saya bakal meraih gelar the laziest ape in the world* Begitu berulang ulang sampe puasa kelar. Sebenarnya ga puasapun begitu juga. Tinggal selipin kata 'makan' dan ngemil di setiap setengah jamnya. Ini sudah hari ke sembilan ramadhan dan aku udah nonton belasan judul. Baik yang disewa secara rutin di ultra disc dan hasil ngeburning DVD orang, atau minta sama rekan radio yang memiliki hobi; download apa...