Posts

Showing posts from April, 2012

Cerpen: Terminal

Ia duduk cukup lama di kursi panjang, menunggu. Sesekali pandangannya beredar, melihat yang berlalu. Yang datang, yang pergi. . Jakarta pengap. Sudah lama orang meninggalkan istilah 'panas' atau 'dingin' sebagai definisi cuaca kota itu. Siang itu, panas tidak dingin tidak, Jakarta sedang pengap. Pria bersepeda tua melintas di tikungan pasar, beberapa pedagang mengumbar serapah, pedagang lain sibuk bergosip. Pria bersepeda tua limbung kayuhnya, nyaris menabrak perempuan yang tengah terengah menyeret koper besar. Ia akhirnya terjungkal, perempuan dan pedagang pasar tak peduli, meneruskan apa yang semestinya mereka lanjutkan. mengumbar serapah, menggunjing dan menyeret koper besar sepanjang jalan. Belasan taksi menawarkan jasanya kepada perempuan yang kini nafasnya hampir putus itu. Berpuluh angkutan lain menyorakkan seru agar dirinya segera melompat naik. Namun ia tak peduli, langkahnya terus diseret, seiring roda besar kopor besarnya. Sepanjang jalan, sepanj...