Kucing
Ada apa antara kucing dan gadis manis seperti saya? (informasi yang SUNGGUH nggak penting). Sebelumnya kenalin dulu, ini emak saya : Foto di ambil ketika beliau berumur 18 tahun. Emak seumuran saya di foto itu. Dan konon, beliau adalah kembang kampung. Saya yakin, kampung emak isinya adalah jejaka buta :D piss, mak. Nah, emak merupakan penyayang binatang. Buktinya, beliau selalu mencurahkan kasih sayang berlebih kepadaku. (wait.. ini kalimat ngajak berantem). Saat ini, di rumah kami yang sempitnya monyet monyetan itu dijejali 14 ekor kucing. May I Repeat. 14 biji!!!!! Dan mereka makan nasi. Kira kira ini kalimat regular yang kerap emak katakan: (aku pulang siaran, menuju dapur) Emak : Kamu mau makan? Aku : Yep (buka rice cooker) Emak : Jangan! jangan makan dulu, nunggu nasinya masak Aku : Lah, ini apa? (menatap ke dalam rice cooker. nasi masih SETENGAHNYA) Emak : Pokoknya jangan, itu buat kucing. Dan setengah jam ke depan, aku mendengarkan orkestra keruyuk sambil menatap 14 biji kucing...