Posts

Showing posts from 2014

Jelang 2015

Layaknya ulang tahun, saya selalu bersemangat soal tahun baru. Tahun di mana hal hal bisa dilakukan dengan perasaan baru walopun sebenarnya bentukan saya ya begitu begitu saja. Saya percaya pada kekuatan doa, bahwa doa doa kecil yang dilempar dengan kesungguhan hati akan menemui titik wujudnya kelak. Banyak sekali doa doa kecil yang saya lontarkan melalui blog ini, dengan sejumput perasaan percaya bahwa ia akan terwujud kelak entah kapan. 2014 akan habis dalam hitungan jam, saya menulis ini melalui kubikal kecil di sore hari yang longgar selepas marathon deadline terkirim dan dipresentasikan. Saya selesai, untuk hari ini. Saya menulis resolusi 2014 di postingan ini . Keinginan saya polos sekali tahun itu: Resolusi 22: 1. KULIAH  2. LAPTOP DAN KENDARAAN BARU 3. JATUH CINTA 4. BEPERGIAN 5. LEBIH SABAR DAN BERKOMPROMI 6. NEW YORK Ini adalah tahun yang memalukan kerena tidak satupun dari resolusi tersebut terpenuhi hahaha. Namun entah mengapa saya merasa baik baik saja ...

Mediasi Lupa

Kerusuhan 2001 adalah isu kelewat sensitif hingga media media lokal berhenti melakukan pemberitaan memorial tahunan di tahun ke sebelas paska kejadian. Hal ini terlewat begitu saja. Menjadi satu dari sekian banyak sejarah berdarah yang terjadi di negara pelupa, Indonesia. Namun apa yang tersisa paska terjadinya sebuah insiden? Trauma. Belasan tahun lewat seusai kejadian yang menyisakan berita berita dengan suntingan sedemikian rupa meminimalisir penggunaan etnis tertentu atau kota tertentu ini, sebuah kasus pembunuhan terjadi di Pangkalanbun, Kotawaringin Barat. Kabupaten tetangga Kotawaringin Timur -Sampit- tempat insiden 2001 terjadi. Kronologis kejadian dapat dibaca online melalui koran Borneo News di sini dan di sini . Berita Tabengan ada di sini . Saya paling sering mendapat teguran "Sudah Nan, jangan diungkit ungkit lagi" setiap bertanya kepada orang orang di sekitar maupun beberapa pejabat yang pernah terlibat insiden 2001 saat riset penulisan memorial s...

Selamat Menjadi 22, Nani!

Image
Saya berulangtahun kemarin. Genap menjadi duapuluhdua tahun, tua yaaa hahahaha. Saya menelikung kebiasaan menulis resolusi (yang biasanya berlabel 'Resolusi 20, Resolusi 21 dst itu) dan menggunakan judul di atas. Tapi konten posting ini sama saja kok, ini adalah Resolusi 22 saya.  Setahun terakhir saya diizinkan untuk mengalami usia 21 yang luar biasa. Semuanya sudah saya tumpahkan dalam beberapa posting blog berbulan bulan belakangan sehingga tak perlulah ia menemui repetisi di tulisan kali ini. Intinya saya sangat senang pada 2013, pada usia 21 dengan segala keramaian dan kesunyiannya. Dengan jatuh dan patah cintanya ^^ Kali ini saya merayakan ulang tahun dengan membungkus rapi 22 kopi print out Perempuan Kopi dalam bungkus kado cantik berhiaskan pita. Nani memang perempuan sekali hihi. Semuanya menemui pemilik, baik dalam maupun luar kota, baik yang saya serahkan langsung maupun melalui berkloter kloter pengiriman via pos. Semuanya berisi keinginan untuk berbagi keriaa...

Catatan Sampit

Image
Berjanji kepada calon warga kota Sampit @RizmaNurani untuk menulis soal Sampit. Saya kesulitan mengumpulkan tulisan2 lama lantaran tidak begitu banyak menjabarkan kota ini. Ini akan menjadi posting soal kota Sampit, semoga Risma betah membacanya ^^ Sampit merupakan ibukota kabupaten. Nama kabupatennya sendiri adalah Kotawaringin Timur yang terdiri dari 15 kecamatan. Bertetangga dengan kabupaten Seruyan (Kuala Pembuang), Katingan, dan Kotawaringin Barat (pangkalanbun) Yang saat ini sedang ramai adalah upaya pembentukan provinsi bernama Kotawaringin yang akan menggabungkan lima kabupaten2 di atas. Prosesnya sudah masuk tahap pengajuan rekomendasi ke Mahkamah Konstitusi. Jadi, Sampit adalah sebutan untuk sebuah kota kecil yang terdiri dari 2 kecamatan (Baamang dan Ketapang) dan tidak terlalu luas. Yang luas adalah kabupaten Kotim-nya, bukan Sampit-nya. Di Sampit, lantmi dan pemerintahan ada di kota ini. Ada dua terminal, satu bandara, dua pelabuhan besar dan banyak seka...