Posts

Kabar Untuk Diri Sendiri: Sepuluh Tahun Dalam Satu Artikel

Laman blog ini sudah aku hapus sejak 2016. Namun ternyata akunnya nyangkut ke alamat email yang masih kugunakan hingga sekarang. Gara-gara mencari foto lawas, ndilalah masuk ke blog ini dan 300++ entry tulisan aku habiskan dalam separuh malam.  Sejak usia 16 tahun aku menuliskan banyak hal di blog ini, hampir sepuluh tahun awal ditulis dalam keadaan miskin mentok, tapi somehow, bukan kemiskinan yang aku keluhkan, tapi sistem negara, isu sosial politik dan kesepian-kesepian khas remaja yang gak punya pacar. Setelah menamatkan seluruh entry itu, aku jadi ingin "berbicara" kepada diriku sendiri melalui blog ini. Tentang apa saja yang terjadi sepuluh tahun terakhir sejak 2016, sejak usia 24 tahun. 2017 bulan Maret kamu pertama kalinya ke psikolog di Sampit. Rasanya asing sekali mengantri di Poli Kejiwaan RSUD tapi kamu tau that's the only way to fix yourself. Sepanjang 2016 kamu menangis tanpa sebab hampir setiap hari dan tidak bisa tidur tanpa bantuan obat. Kamu memikirkan k...

A Farewell

Image
Sebagai yang gemar menitipkan perasaan pada setiap jengkal kejadian dalam hidupnya, aku agak tertelan blues kecil bernama pindahan. Yep, genap setahun aku ngekos dan meninggalkan rumah Abah. Meskipun sekota dan jarak antara rumah-kosan relatif dekat, tapi selama setahun terakhir frekwensi aku main ke rumah Abah bisa dihitung dengan jari. Bahkan saat lebaran aku menolak pulang dan memilih sendirian di kos dengan alasan bekerja.  Sudah seminggu lewat sejak barang barang dipak dan dibawa pergi dari kos. Masih ada setengah bulan sewa yang tersisa. Aku sisakan beberapa barang dan baru hari ini main lagi ke kos pas istirahat siang. Men itu satu setengah jam paling reflektif dalam hidup hahaha. Ada banyak sekali kejadian yang mengubah perspektif dan cara menjalani hidup setahun belakangan. Perkenalan dengan orang orang baru, pertemanan yang sedemikian akrab, persahabatan yang berhenti begitu saja dan satu-dua kejadian yang begitu mengguncang fondasi yang kukira sudah sempurna terbe...

100 Buku Untuk 2016

Image
Lelah mata Hayati. Hahaha, satu dari kepinginan (atau romantisnya; resolusi resolusian) di tahun 2016 ini adalah membaca 100 buku. Asal muasalnya dari goodreads yang terkonek di facebook dan kawan kawan saya banyak sekali membaca buku di tahun 2015 kemarin! Merasa tertantang sayapun membentang ingin untuk menuntaskan sekurangnya 100 buku di tahun ini.  Januari masih panjang, apalagi Desember. Semangat menggebu untuk terus membaca menghantarkan saya pada sepertiga akhir di bulan ini dengan runut buku yang telah dibaca: Aleph - Paulo Coelho The Devil and Miss Prym - Paulo Coelho Kereta Malam - Avianti Ahmad Perempuan Yang dihapus Namanya - Avianti Ahmad Anjing Anjing Menggali Kuburan - Kumcer Terbaik Kompas 2014 Senja dan Cinta Yang Berdarah - Seno Gumira Ajidharma Philosophy 101 - Paul Kleinman Pohon Pohon Sesawi - YB Mangunwijaya Perawan Remaja dalam Cengkraman Militer - Pramoedya Ananta Toer Tiga Menguak Tabir - Kumpulan Puisi Chairil Anwar, Rivai ...

December OCD Project Week #2 & #3

Image
Belakangan isi media sosial sampai blog hingga buku harian isinya soal diet dietan mulu hahaha. Sebagai upaya agar tetap konsisten sebenarnya. Agak telat mengupdate soal weekly progress lantaran biasa, pekerja (sok) sibuk. Sejak memasuki minggu kedua, saya ubah pola OCD yang semula 8 menjadi 6 jam. Praktis jam makan berhenti di 6 sore dan memasuki hari ke 20, rasanya oke oke saja. Beberapa hari saya jebol (sigh) dan menunaikan makan malam tapi ya namanya hidup yaaaa. #WEEK 2 Day  8 Meal 1 (12 PM) : Memasak fettuccine tuna bolognaise, steak dan sunny sided egg. Yum Snack (3 PM) : Pergi ke Coffee Inc dan ngemil nachos, caramel frappucinno, es teh leci Meal 2 (5 PM) : Nasi goreng kambing (karena diet, apa itu diet??) Gym : 1 hour Day 9 Seharian mondar mandir bank-broker office-notaris buat akad rumah. Alhamdulillah, akhirnya punya tempat buat dipanggil "Rumah Nani" plus 15 tahun hutang :)))) nyaris jebol lantaran jam 10 sudah kelaparan...