Lower Class Wisdom
Tumbuh besar di keluarga dengan ekonomi rendah mengajarkanmu soal ini: you have to blend in if you wants to have a peaceful life. Saya senantiasa diajarkan untuk tidak neko neko , tidak mengikuti hal hal kekinian saat itu. Tidak pergi darmawisata, tidak membeli baju baju populer, tidak nonton konser, pokoknya jangan aneh aneh. Setiap berdiskusi dengan ayah soal perkara yang sedang ramai dibicarakan, ayah selalu menjawab "Ikuti apa kata orang banyak saja" dengan alasan itu tadi, orang orang miskin jika ingin hidup tenang, wajib bagi mereka untuk tidak menonjol. Lower class wisdom ini saya bawa sampai usia belasan. Untuk tidak menonjol, untuk blend in dan menjalani hidup yang peaceful dan apa adanya. Kalau dipikir di kondisi sekarang, apa yang ayah saya ajarkan benar adanya. Mau lower class mau higher class mau top class sekalipun, kita manusia ini apalah selain sebutir debu di lautan kosmis. Keinginan untuk menonjol, menjadi berbeda, unggul dari satu dan ...