Posts

Showing posts from November, 2010

Negara Hitam Putih

Image
Saya adalah penduduk dari negara Hitam Putih. Sebuah negara yang hanya membenarkan keseragaman dan membenci perbedaan. Yang tak seragam, akan dipaksa menjadi seragam. Kalau tidak manut, negara saya akan menurunkan polisi polisi moral bermodal pukul. Saya takut, akhirnya saya ambil doktrin mereka dan saya telan dengan rasa takut. Begini begini, saya masih sayang nyawa. Saya adalah penduduk negara Hitam Putih. Sebuah negara dengan slogan : Yang Banyak Yang Benar. Maka semakin banyak orang orang yang yakin diri mereka benar memaksa orang orang yang mereka yakini salah, untuk dibenar benarkan. Negara saya begitu khawatir dengan moral dan perilaku keagamaan warganya, setiap waktu. Negara saya paranoia jika ada satu yang menyimpang, maka negara akan runtuh. Apa boleh buat, itulah resiko hidup di negara yang penduduknya manut lantaran takut. Saya adalah penduduk negara Hitam Putih. Hanya ada benar salah, dosa pahala dan surga neraka di negara ini. Moral dan akhlak diributkan orang orang di ne...

FPI dan Ideologi Mereka

Image
Look what I found on twitter today : click to memperbesar (wkwkwk, anti ngomong enlarge gw) Yep, saya emang udik hingga baru tau kalau FPI ngebikin akun resmi di twitter. Sebelumnya mah saya temenan sama FPIyeah, akun lucu lucuan. Ga taunya beneran ada yang asli, edan. Saya ngebaca bio mereka sih, bilang gini : Pressure Group di Indonesia mendorong berbagai unsur pengelola negara berperan aktif perbaiki dan mencegah kerusakan moral dan akidah umat Islam Buset, bumi gonjang ganjing langit terbelah dua. Saya benar benar tak menyangka bahwa mereka akan mengklaim diri sebagai pressure group. Dalam konteks literasi langsung, artinya adalah kelompok penekan. Kata 'penekan' sendiri konotasinya sudah jelak, kalimat berpadanan kata 'penekan' sendiri akan menjadi majas peyorasi. Itu kalau diartikan secara literasi langsung. Nah jika mencari definisi, begini kira kira arti pressure group itu : An interest group that endeavors to influence public policy and especially governmental ...

Agama-isme

sengaja saya sisipkan garis mendatar pada dua kosakata di atas. Nampaknya, keduanya belum menjadi kata yang padu. Atau sudah? entahlah, saya tak pandai dalam bahasa. Tulisan ini seperti bentuk khawatir saya sebagai umat bertuhan. Saya sebut bertuhan karena saya punya tuhan, yang saya sayang dan saya ajak bicara setiap hari. Bagi saya, ada dua patahan berbeda dalam konteks beragama. Ada tuhan, ada agama. Saya selalu menggunakan istilah bertuhan untuk merujuk pada apa yang saya yakini. Tapi apakah saya beragama? Entah. Saya terlahir beragama islam, menghabiska menghabiskan masa kanak kanak hingga remaja di sekolah islam berbasis kemuhammadiyahan. Ayah saya seorang muslim taat, beliau sering i'tikaf di masjid dan melakukan ritual islam lainnya. Apakah saya agnostik? tidak, saya tidak sekeren itu. Saya tak bisa menemukan definisi kata untuk apa yang saya lakoni bersama tuhan. Saya percaya agama dan tuhan, dan saya tak bisa mengklaim apakah semua agama benar, karena saya tak pernah bera...

Brick

One of my family members told me to being realistic last day. She is my sister. She told me “You may have a good brain and knowledge overall, but you have to shuttle down your ego and start to be realistic, you cant survive if only hanging on your idealism”. There. Shock me up :D  Now, I just sent 2 job application on 2 different radio, I miss my job to be an announcer, but beyond of that. It could be me to proven that I quiet “realistic”; I hate to hear they always talking about my uselessness. I sick to hear voices that order me to earn some money. Honestly, I hate to work. But “nothing money can’t buy”, isn’t? I have a dream, and I need bunch of money to make it real. My little comic rent-shop :), and my major dream :D to travel this whole world by myself. Hohoho. Which is far far far faaaaaaaaaaaaaaaaar away from reality. But at least, I’m still trying. Huh? The reason why I decided to applying a job is simple: I need money. My fam needs money. My mom told me that I a ...

Implikasi Adiksi Sinetron Indonesia Pada Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Selamat Sore dan Salam Sejahtera Dan Assalammualaikum Wr. Wb Sate, Bakso, Emping, Kerupuk, Semuanya Enak! Baik, dalam panel kali ini kita akan membahas mengenai dampak candu sinetron pada pertumbuhan ekonomi nasional. Saya, Dra. Rusnani Anwar S.om S.Kop S.os akan menjelaskan melalui pandangan ilmiah sesuai bidang ilmu yang saya kuasai. Sesuai gelar, saya pandai merayu Om om, sempat bergabung dengan Koperasi Sejahtera milik bu lurah dan saya gemar makan sosis. Saudara saudara dalam lindungan tuhan (kok berasa khotbah yak) Saya sangat prihatin atas maraknya penayangan sinetron di televisi Indonesia. Episode episode sinetron tersebut kerap membuat saya sakit perut dan merasa lapar. Saya sendiri gagal menemukan apa korelasi antara sinetron dan perut yang lapar. Saya lapar, beri saya makan, maka kejahatan akan hilang dari muka bumi, berpindah ke pantat bumi dan bagian tubuh lainnya. Mari kita berkaca, siapa sebenarnya yang paling banyak mengkonsumsi tayangan sinetron? benar, adalah ibu ibu ...

Membangun Scene Metal

Image
Sampit Perlu Perubahan! Sore itu, saya menyempatkan untuk menyapa seorang kawan, Kimung. Namanya mungkin tidak lagi terdengar asing. Terlebih untuk ranah musik keras Bandung. Ia, merupakan salah satu yang memprakarsai pembentukan scene UjungBerung Rebels (yang kemudian lebih dikenal dengan nama Uberebels). Ujung Berung, bagi beberapa scene metal di kota kota lain, bisa dianggap sebagai kiblat. Atau jika tak ingin terdengar berlebihan, Ujung Berung dapat disebut sebagai salah satu scene musik keras tertua di Indonesia. Via chatting, ia menjelaskan mengenai seperti apa keadaan Uberebels sekarang dan masa lampau. Saya lantas mencoba untuk mengkomparasi antara Bandung dan kota saya, Sampit. Sebelumnya, saya ingin mengenalkan Sampit. Ini adalah sebuah kota kecil di Kalimantan Tengah, posisinya berdekatan dengan Palangkaraya. Sampit, pada dasarnya memiliki potensi besar untuk berkembang (dari segi pergerakan musik). Mungkin, kami hanya belum berkesempatan untuk berkembang. Poin p...

Pencitraan

Saya banyak mendengar/membaca kalimat ini belakangan. Apa itu pencitraan? saya yang semasa sekolah dulu berjurusan IPS menemukan kata 'penctitraan' dalam pelajaran Geografi. Dan saya meyakini, pencitraan yang dimaksud bukan pencitraan satelit angkasa luar seperti yang ada dalam textbook geografi. People portraying something, creating a opinion on it. That's pencitraan. Di Indonesia, pencitraan justru berlaku sebaliknya. People creating some opinion about something, dan menyuguhkannya sebagai citra. Image, gambaran. Saya menemukan kalimat ini dalam The Colbert Report. Semacam tivi show amrik yang mengusung slaptical joke/sarkasm joke dalam tayangannya. "I always pictured Indonesians communicating by banging coconuts on a log" It just so sad to knewing the wolrd portraying us as a super primitive primate. Saya sih bangga, sebenarnya. Indonesia bisa masuk ke dalam acara sekelas The Colbert Report. Tapi TIDAK dengan isu ini! tonton videonya di sini . Yep, menkominfo ...

Flood!

Image
Well, seems like everything turn okay today. Hanya saja, rumah saya kebanjiran dan sepanjang malam saya tersiksa dengan suara tikus yang mati kembung secara perlahan. Photo(s) will uploaded later. Post ini, hanya untuk memastikan apakah signature yang saya bikin really works. hehe. Regards! Update : here the picture of my floody home: Lantai Kamar (Dapur) if you guys ask how it felt when you seeing a rat swimming around your dinner table, it suck!

Slowly Day

Image
Nothing happen today. I just made a progress for my new project ^^ Ah.. semoga bisa berumur panjang..

Reuni dan Ketidakmampuan Meninggalkan Masa Lalu

Saya tengah membongkar bongkar file lama di komputer, siang ini. Niatan saya sih pengen ngehapus data data ga berguna demi memaksimalkan space memory hardisk. Selama ini, saya terbiasa menyimpan data dengan urutan bulan+tahun. Semakin saya membuka file file tahun dan bulan lama, makin susah tangan saya mengklik tombol del di keyboard. Saya kemudian terlempar ke tahun tahun itu, setiap saya ngeclose satu folder dan berpindah ke bulan dan tahun lain. "Edan, betapa kenangan berhasil menjebak orang dalam keadaan diam," batin saya. Akhirnya, siang itu berlalu hingga menjelang sore dan saya tak berhasil menghapus satupun file yang ada. Ini sebabnya banyak orang yang justru menambah memory hardisk ketimbang ngehapus yang ada, kali ya.. Saya, dan mungkin banyak di antara kita, terbiasa menimbun kenang kenangan. Di era informatika seperti sekarang, kenangan itu tidak lagi berupa kartu pos atau lembaran foto 4 R berlatar pemandangan. Tidak juga dalam bentuk pernik lucu yang mengingatka...

Look Inside

Image
This is what I wrote on my wordpress blog, that time: Tentang Hari Ini, Orang Utan dan Itik Mutan Berpantat Karung Beras . September 23 rd , 2009. 09.01 pm. damn, that was my longest motorcycling journey that I’ve ever done!. 4 jam pantat saya bergetar! Gila men, ini rekor goyang dangdut nasional. Namanya Goyang Getar! Mari kalahkan Jupe, yeah! :P Ini bukan joke. Absolutely not a joke. I was AS LITERALLY hang over (tergantung gantung, terlunta lunta di tengah biadabnya dunia). (bukannya “hang over” which mean “mabok” :D) Sebuah penyiksaan keji berkedok outbond (well, though the owner of that place called it as outbound, (it was so fun to figuring James “Bound” gonna “out”. LOL) saya tetep suka sama bond ah). o ia,I was found some awkward word during our journey. Here they are: (maap buat yang ngerasa, no offense yaaaa) Di pom bensin Sampit, ada banner kecil dengan tulisan “maaf atas gangguannya, sedang ada renopasi”. Damn men, saya ngakak tanpa prikemanusiaan. Di ...

Kepala Sang Demonstran

Rumah sakit itu tiba tiba terkenal. Seorang dokternya berhasil menemukan cara untuk melihat isi pikiran manusia. Dokter itu hanya perlu memenggal kepala orang yang sudah mati (atau yang masih hidup pun tak apa, kalau dia memang benar benar ingin dilihat isi pikirannya). Dokter itu kemudian menjadi sangat terkenal. Banyak kasus pembunuhan berantai dan perampokkan yang memakan nyawa bisa diselesaikan berkat tampilan gambar dari kepala korban. Apa yang dilakukan si dokter sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Banyak dukun dan jejampi kampung yang bisa melakukan hal serupa. membaca isi kepala orang. Tapi si dokter menjadi fenomena. Tentu saja, lantaran gelar dokternya, dan betapa mudahnya teori si dokter dicerna logika. Di negara itu, orang orang menjadi sangat paranoid dan ketakutan hingga tak mudah percaya pada apapun yang tak berbukti nyata. Ketenaran si dokter dengan cepat menyebar kemana mana. Si dokter kemudian dipekerjakan oleh negara untuk membantu polisi. Si dokter awalnya me...

Happy Guy Fawkes Day!!

Image
"Remember, remember, the Fifth of November, the Gunpowder Treason and Plot. I know of no reason why the Gunpowder Treason should ever be forgot"

This isn't a Job. It is My Hobby

Image
Aku tidak ingin menjadi penyiar radio, sebenarnya. ini bukan cita citaku. Aku bercita cita menjadi penulis dan wartawan. Menjadi wartawan sudah pernah kugeluti, dan ternyata tidak semenyenangkan yang kubayangkan. That's why I quit. Kemudian menjadi penulis, doakan saja ya ^^ Pertama kali siaran, pas kelas 3 SMA. Di salah satu radio dalam kota. Waktu itu, satu satunya alasanku adalah iseng. Totally iseng, dan sebenarnya, aku mencoba untuk ngasih impresi baik pada ehm.. seseorang. Ah forgot it! Kenapa kemudian aku memutuskan untuk kembali siaran pas lulus SMA? Mungkin karena aku suka musik kali ya. Dan radio, juga dengan program yang kubawakan sekarang, aku merasa seperti orang yang paling pertama tau mengenai musik. Padahal sih ga juga :D itu satu, terus alasan lainnya, karena aku illcommunication. Ya, aku termasuk orang yang susah ngobrol dengan baik pada orang lain. Aku cenderung diam, trus mendengarkan ketika berada dalam sebuah perbincangan. Di radio, aku bisa ngomong apa saja t...

Polemik Metal Satu Jari

Image
Saya mendapat kabar mengenai ‘metal satu jari’ dari pesan singkat seorang kawan di Bandung. Ia kurang lebih menyampaikan kekhawatirannya akan metal satu jari. Mengenai kemungkinan adanya kubu kubu dalam musik metal, ketakutan akan terjadi semacam konfrontasi dan lain sebagainya. Diindikasi, titik penyebar awal metal satu jari berasal dari Jakarta. Apa itu metal satu jari? Kurang lebih itu yang saya pikirkan selepas berbalas pesan dengan kawan saya tadi. Honestly, awalnya saya fikir ‘satu jari’ yang dimaksud adalah jari tengah (representasi punk). Tapi bukankah memang semenjak dulu kubu punk dan metal kerap bersinggungan? Apa yang baru? Apa yang harus ditakutkan kalau begitu? Pesan dari kawan saya itu berlanjut. Menjelaskan bahwa metal satu jari adalah sekumpulan penggemar metal yang beraliran keras dalam agama (baca : islam). Alih alih menggunakan signature khas metal dengan telunjuk dan kelingking yang membentuk tanduk kambing, metal satu jari menggunakan telunjuk yang mengacung ke u...

Macet

Image
Ga, potingan kali ini ga ada hubungannya dengan problematika Jakarta. Biarlah itu menjadi urusan bang Foke dan tuhan saja. Macet kali ini adalah keadaan stuck yang lagi kualami. Pernah ga sih, ngerasa udah ngelakuin progress yang amat sangat terhadap sesuatu. Tapi tiba tiba mandek? kayak ada yang nyabut kabel power aja gitu. Shyut! dan mati. Nah, aku mengalami hal kaya gitu. Aku lagi semangat semangatnya ngegarap beberapa hal nih. Mulai dari nulis, bikin format clock, ngumpulin ide siaran, sampai bikin novel. Serius, penulis bukan.. tapi bikin novel. Pas lagi semangat semangatnya mikir, suddenly I lose my power. Tiba tiba ga napsu ngapa ngapain. Sekarang, aku lagi ngerancang liburan Sabtu-Minggu. Berhubung di hari itu aku bebas siaran, jadi bisa nyolong waktu dan berjalan jalan. Rencananya, aku mau ngelanjutin perjalanan ke arah Bagendang Hulu. Jembatan gantung 2. Yang ini agak lebih jauh daripada jembatan gantung 1 yang kusambangi bareng Ayu empat bulanan lalu. this place is stunning....

I'm Looking for 'the one'!

I make a video, during radio time. I'm airing this video with no reason. Just fun, so.. please, don't take it too seriously!

Masih Ada Gitu?

Image
(nemu Limun Beruap ini di warung deket rumah. Kangen!)

I Need More Courage!

Image
Hari ini, aku nyalon. (new look, sebenarnya tampangku gitu gitu aja, ga ada new newnya) Banyak orang yang pasti salah kaprah mengenai perempuan dan salon. Aku ga tau sih, apa yang cewek cewek lain rasakan. Bagiku, ke salon itu mirip seperti wajib militer. Sesuatu yang nggak menyenangkan tapi mau ga mau ya harus dilakukan. Aku, terlahir dengan rambut keriting. (pas kelas 1 SMA. masih keriting) Dan ribetnya punya rambut keriting kayak gitu, sama ribetnya kaya punya pacar abege. Tiap pagi mesti dikasi anti-frizz, mesti dirawat ekstra, de el el. Waktu itu istilah rebonding masih asing (dan mahal). Semenjak kelas 2 SMA, aku baru dikasih pencerahan sama tuhan kalo ada solusi buat meluruskan rambut ke jalan yang benar. Since then, aku rebondingan tiap empat bulan. Nah, bagiku, ke salon adalah kebutuhan primer. Yang kalo ga dilakuin, ya rambutku bakal ribet lagi. Lagian siapa sih yang suka duduk selama lima jam lebih dan menjalani proses -diguyur-dikeringin-ditariktarik-diguyur-dikeringin-dita...
Image
Senja Merah Dalam upaya melawan lupa Malam Teror Sore itu, langit berpendar merah. Dari kejauhan, matahari memancar, silau. Sudah jam enam sore, matahari belum menyerah. Langit yang sama, yang berulang setiap hari. Wenggini menatapnya dengan mata terpicing. Seperti menantang. Tak lama, pendar silaunya kalah juga. Semesta menghendaki desa Wenggini berubah menjadi malam. Wenggini memasuki kamarnya. Malam mulai menggelayut di luar sana. Jendelanya kini dirapatkan. Ayahnya tengah sibuk menggotong sekarung jagung ke dalam lumbung kecil di sebelah rumah. Dari jendela Wenggini melihat pria renta itu tergopoh gopoh masuk rumah. Berlomba dengan pendar matahari yang nyaris mati. Malam, bagi seluruh penduduk desa Wenggini, adalah teror. Sedari kecil hingga ia kini berusia 16 tahun, Wenggini tak habis fikir bagaimana bisa malam menenggelamkan keberanian warga satu kampung. Pertanyaan itu, sebenarnya, terjawab dengan sendirinya. Ketika suatu malam, Sunaryo abangnya diseret paksa dari dalam rumahnya...

Am I a Flat Girl?

Image
Aku bertemu kawan lama, Sabtu sore. Cuaca mendung membuatnya terpaksa menjemput aku bermobil. Dia adalah kawan yang aku temukan lewat chatting. Hebatnya, aku dan dia sudah nyaris tiga tahun ber YM an dan kami tak pernah bertemu. Sebagai seorang yang sangat kolot, aku sempat khawatir ketika dia berkata bakal menjemputku bermobil. Those time, aku takut diculik, kawan :D silly me. Kami bertemu, jalan dan akhirnya menepi di dermaga pelabuhan. Saat itu belum ada kapal yang merapat. Pelabuhan sepi lantaran gerimis sesekali jatuh. “Dalam rangka apa nih, ke Sampit?” Aku mencoba memecah kebekuan. Aneh, kadang kita bisa begitu heboh ketika ngobrol di YM/skype, tapi menjadi begitu kaku ketika bertemu. “Besok aku mau ke PT. MAP, ada rapat senin pagi” “Parenggean?” “Ya,” jawabnya singkat seraya membuka dashboard yang ada di dekatku. Sebuah coklat “Nih.” Katanya. Sambil berterima kasih aku potek potekkin coklat itu. Ia mulai bercerita bahwa ia tengah mengalami masalah dengan tunang...