My 15 Most Inspiring Authors
Kena tagnya di Path, nulisnya di sini karena for the glory of satan, of course. 1. Seno Gumira Ajidharma Kebiasaan membaca buku dimulai dari Enyd Bylton dan R.L Stine. Nani SD adalah pengunjung taman bacaan Pondok Rukun yang kerap menyewa buku buku Lima Sekawan dan Goosebumps. Disertai Lupus, Reuni Para Hantu hingga komik komik Jepang. Saat SMP ketika semua orang membaca teenlit yang tengah populer populernya saat itu, saya membaca Agatha Christie dan roman roman abad pertengahan (Jane Austen, Sandra Brown dkk). Mungkin ini sebabnya referensi romantisme saya sedemikian bebal hahaha. Seno Gumira adalah temuan di saat SMA sebenarnya. Bosan dengan gaya bahasa terjemahan buku buku luar saya mulai mencari penulis penulis dalam negeri yang bukunya bertebar di Lapak Tualang milik seorang kawan di Bandung. Dimulai dari membaca satu-dua cerpennya yang bertemakan Petrus lalu merambah ke Wesanggini dan Aku Kesepian Sayang, Datanglah Menjelang Kematian. Buku Saksi Mata yang mengangkat...