Posts

Showing posts from October, 2015

World After 85 Scale

Image
Two IGD visits, numerous times of doctor appointment and I'm still a sad, sad fat girl.  I'm cursing A LOT lately, especially during night because I'm hungry as fuck.  Kondisi tubuhpun menurun drastis, saya sangat sangat mudah lelah. Satu lembur saja mampu membuat saya dan dokter langganan keluarga ketemu. Rasanya nyaris delapan kali saya bolak balik dokter untuk keluhan keluhan ringan seperti demam, flu, sakit kepala, pingsan gegara kurang tidur, maag hingga yang paling mutakhir, jatuh dari motor gegara somehow saya kehilangan fungsi gerak. Lalu beberapa kejadian paska ditasbihkannya niatan diet itu, dua bulan tepatnya, saya kembali berdiri di atas timbangan badan sambil menggumamkan sejumlah umpatan dan voila. Satu onspun tidak berkurang. Saya tetap seorang perempuan kelewat gendut dengan berat 85 kilo. Saya kira saya bakal menangis sejadinya, atau kecewa hingga ubun ubun, atau menyalahkan pemprogram diet saya. Nyatanya tidak. Oke, saya menghabiskan se...

World From 85 Kg Scale

Image
Saya lahir, tumbuh, dan menjalani hidup sebagai perempuan gendut. Gendut banget, malah. Saya ingat kala SMA bagaimana sebutan sebutan dan joke joke klasik soal orang gendut lekat dengan keseharian saya. You know lah, when Idul Adha comes and they're asking about "Eh kok ini satu ga dikurbanin" and others cetek jokes. Saya tidak menyebutnya sebagai bullying. Saya toh tidak depresi walopun setiap hari adalah living hell, saya tidak lantas menyayat nadi atau menerjunkan diri ke sungai walopun keinginan untuk itu melintas sesekali. Saya memiliki kawan baik, sekolah dengan normal, lulus dengan nilai cukup dan menjalani hidup layaknya perempuan (gendut) normal pada umumnya . Mungkin puncaknya adalah tahun ini, belum pernah scale saya mentok di angka 85. Berat paling 'ringan' saya adalah saat wartawan dulu, 72 kilo. Bayangkan saja, perempuan dengan tinggi cuma 158 beratnya 85 kilo. I'm so fat I can't even see my toe when I looked down. Terlepas dari ...