Hello
Life been so good so far. Saya sudah mengembalikan ritme hidup seperti semula, sebagai pengangguran purna waktu. Nothing beats the smell of late-noon sunshine after a long-comfy sleep. Saya juga tengah menimbang nimbang untuk ikut ke kampung abah Oktober ini. Selama sebulan. Menimbang nimbang, lantaran jika saya ikut, ini artinya saya berada dalam kondisi tanpa sinyal ponsel, tanpa sinyal internet dan tanpa listrik di malam hari. Kampung abah terletak di Dusun Seberang, Desa Namun, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tanjung, Provinsi Kalimantan Selatan. dan saya berkali kali menghela nafas saat mengetahui tempat itu bernama 'dusun'. Iya, ayahku orang dusun. Mau apa heh?! Dan listrik hanya menyala sampai pukul lima sore yang listriknya bersumber dari PLTD sederhana dekat kantor desa. Kalau malam gelap gulita kecuali satu-dua rumah pemilik tanah yang memiliki harta berlebih untuk membeli bensin untuk menyalakan genset. Dan harga bensin di sana nyaris sepuluh ribu per liter lantaran tempat...